Yuk Kenali Apa Itu Urbanisasi ?

1855 0

Indonesia merupakan salah satu negara dengan kepulauan terbesar di dunia dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi berbagai kalangan turis asing. Indonesia masih memiliki banyak sekali lahan kosong yang dapat dimanfaatkan oleh para pengembang untuk membuka lahan-lahan baru perumahan baru pada setiap daerah yang kosong tersebut. Dengan tersedianya lahan yang baru terbuka inilah menjadi faktor utama terjadinya sebuah urbanisasi pada suatu daerah. 

Dalam setiap negara urbanisasi sudah menjadi hal yang sangat umum ditemui. Biasanya urbanisasi juga bisa terjadi karena tidak adanya pemerataan pembangunan yang membuat perpindahan penduduk dalam jumlah yang masif bisa terjadi. 

Lalu apa pengertian Urbanisasi ?

Seiring dengan kemajuan zaman membuat pola pikir dari masyarakat mengalami banyak perubahan. Ditambah dengan kemajuan yang sangat pesat pada kota-kota besar mengakibatkan banyak yang memilih untuk mengadu nasib dan mencoba peruntungannya untuk hidup pada kota-kota besar. Secara umum urbanisasi adalah sebuah perpindahan populasi dari wilayah pedesaan menuju ke daerah-daerah besar seperti kota dan mengakibatkan berkurangnya jumlah penduduk yang berada di desa. Banyak orang yang lebih memilih pindah ke daerah perkotaan karena menganggap kehidupan di desa bukanlah hal yang menyenangkan dan mencoba mencari sesuatu yang lebih bergengsi pada kota-kota besar. 

Dampak Urbanisasi Secara Umum 

Urbanisasi yang terjadi di sejumlah kota dengan masif tentunya bisa memberikan sebuah dampak yang sangat berbahaya khususnya bagi kota yang dikunjungi dan desa yang ditinggalkan. Di bawah ini terdapat beberapa dampak urbanisasi secara umum yang dapat kalian ketahui : 

  1. Keterbatasan Hunian di Daerah Perkotaan 

Di daerah perkotaan pada umumnya mayoritas dihuni oleh perkantoran dan minimnya jumlah hunian yang mampu untuk menampung masyarakat apabila terjadi urbanisasi yang terus meningkat. Faktor lainnya adalah adanya keterbatasan yang menjadikan banyak orang yang tidak bisa memiliki tempat tinggal yang layak di kota. Adanya keterbatasan hunian juga menjadikan harga properti mengalami kenaikan dan menjadikan semakin sedikit pula orang yang mampu untuk membeli rumah.

  1. Kota Menjadi Terlalu Padat 

Kota-kota besar tanpa adanya urbanisasi sudah cukup padat dan kurang nyaman untuk ditinggali. Jika urbanisasi terus menerus terjadi maka situasi kota akan menjadi semakin padat dan menjadikan perbandingan antara luas wilayah dengan jumlah penduduk yang ada.

  1. Meningkatnya Angka Pengangguran

Dengan adanya urbanisasi dapat menjadi pemicu meningkatnya pengangguran di kota, ditambah lagi masih banyak masyarakat desa yang melakukan urbanisasi tidak memiliki keahlian dan pengalaman kerja semuanya. Selain itu biaya hidup di kota yang terbilang sangat tinggi menjadikan masyarakat desa sulit untuk beradaptasi dan meningkatkan harapan hidupnya.

  1. Munculnya Daerah Kumuh

Berkaitan dengan minimnya property yang ada di kota menjadikan daerah kumuh bermunculan dan membuat kota menjadi tidak nyaman untuk ditinggali. Tidak hanya sampai disitu, nantinya juga akan bermunculan berbagai rumah semi permanen pada daerah bantaran sungai yang tidak memiliki izin pembangunan 

  1. Penyebaran Penyakit Berbahaya 

Penduduk yang padat akan menimbulkan daerah yang kumuh menjadikan minimnya kebersihan pada daerah tersebut. Dengan tingkat kebersihan yang rendah akan memunculkan berbagai bentuk penyakit berbahaya yang bisa menular dengan cepat, salah satu contihnya adalah penyakit kulit.

  1. Terjadinya Kemacetan 

Suatu dengan tingkat kepadatan yang tinggi secara otomatis tingkat kemacetan pun akan meningkat drastis. Volume jalan yang terbatas menjadikan kemacetan bisa terus mengalami peningkatan dan mengakibatkan masyarakat membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya.

  1. Berkurangnya Penduduk Usia Produktif di Desa

Kondisi kota yang tampak menarik menjadikan banyak penduduk desa yang masih berada pada usia produktif menjadi tertarik untuk pindah ke kota. Apabila banyak masyarakat desa dengan usia produktif melakukan urbanisasi maka otomatis desa tersebut akan mengalami kekurangan tenaga yang bisa membantu untuk menjalankan pertanian dan perkebunan yang ada. 

Faktor-faktor pendorong terjadinya urbanisasi 

Urbanisasi dapat terjadi apabila terdapat banyak alasan bagi masyarakat desa untuk melakukan perpindahan tersebut. Pastinya terdapat faktor-faktor yang mendorong terjadinya urbanisasi seperti, terjadinya sebuah perpindahan tren dari ekonomi agrikultur menjadi industrialis yang menandakan sebuah kemajuan dan perkembangan zaman,terjadinya pelayanan sosial dan kesehatan yang lebih baik di kota-kota besar dan akhirnya banyak yang lebih memilih untuk pindah untuk mendapatkan sebuah akses dan jaminan kesehatan yang terjamin, lapangan pekerjaan di perkotaan dan tersedianya transportasi dari desa ke kota yang memudahkan akses bagi siapa saja yang ingin melakukan perjalanan. 

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Us