Apa Itu Meteor, Meteorit, dan Tektite?

1035 0

Pada Sistem Tata Surya tidak hanya terdiri dari Matahari dan planet-planet seperti Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter dan sebagainya. Akan tetapi, pada Sistem Tata Surya juga terdapat benda angkasa yang disebut dengan meteor, meteorit, dan tektite. Lantas, apakah sebenarnya pengertian dari ketiga istilah benda angkasa dalam Sistem Tata Surya tersebut?

METEOR

Meteor adalah merupakan batu dari luar angkasa yg tertarik karena gravitasi bumi, pada saat memasuki atmosfer terjadilah gesekan di udara pada lapisan ionosfer yang menyebabkan meteor menjadi panas dan kemudian terbakar menimbulkan cahaya terang yang dikenal dengan bintang jatuh. Materi Meteor tidak lebih istimewa dibandingkan batuan atau logam yang terdapay di bumi, para ahli menjelaskan bahwa terdapat 3 jenis Meteor, yakni yang mengandung logam, batuan, serta campuran dari keduanya. Untuk jenis logam, biasanya terdapat kandungan ferum dan nikel, sedangkan yang batuan terkandung kalsium serta magnesium.

METEORIT

Meteor yang tidak terbakar pada saat mencapai Bumi dan biasanya potongan dari sabuk asteroid disebut dengan meteorite. Ketika meteorit mencapai permukaan bumi, maka benturan keras meteorite tersebut dapat menghasilkan suhu yang sangat panas sehingga mampu untuk melelehkan material yang berada pada permukaan bumi dan benturan keras tersebut dapat melontarkannya hingga jarak ribuan kilometer dari lokasi awal terjadinya benturan.

TEKTITE

Tektite adalah istilah umum yang digunakan untuk merujuk benda kecil, bulat, dan berkilau seperti kaca alami berukuran sebesar kelereng yang terdiri dari Silika di permukaan bumi yang terbentuk karena dampak dari sebuah benturan keras meteorite. Silika yang meleleh dan kemudian terlempar karena benturan keras lalu akan mendingin kembali dan mengeras membentuk tektite. Nama Tektite berasal dari bahasa Yunani yakni Tektos yang berarti meleleh.

HUJAN METEOR

Ketika orbit Bumi membelah aliran meteor, maka bahan meteor akan tampak bersinar dari satu titik di langit dan membuat hujan meteor.  Hujan meteor adalah merupakan fenomena astronomi yang terjadi pada saat sejumlah meteor terlihat bersinar menghias langit malam.

METEOR DI AUSTRALIA

Pada tahun 1969 meteorit jatuh di dekat Sungai Murchinson, Australia Barat. Meteorit tersebut terdiri atas karbon serta air. Karbon tersebut berasal dari reaksi kimia dan bukan dari organisme yang pernah hidup seperti kandungan karbon yang ditemukan pada Bumi, yaitu batu bara.

KAWAH BESAR

Bumi memiliki banyak bekas luka yang ditimbulkan dari meteorit besar, tetapi efek erosi serta vegetasi telah menutupi beberapa kawah besar. Beberapa kawah besar yakni kawah Sudbury, Vredefort, Acraman, Woodleigh, Manicouagan, Morokweng, Kara, Teluk Chesepeake, Chicxulub, Popigai dan lain sebagainya. Pada kawah Manicouagan yang terletak di Quebec, Kanada, tidak begitu terlihat karena pada sebagian wilayahnya tertutupi air dan digunakan untuk listrik tenaga air.

Brian Rendra

Sumber :

JENDELA IPTEK, ASTRONOMI, BALAI PUSTAKA, HAL 58-59

https://tirto.id/apa-itu-asteroid-meteor-metorit-meteoroid-serta-ciri-cirinya-gaWZ
https://grilab.net/index.php/Education/Detail/3
https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20201121113727-269-572690/10-lokasi-jatuhnya-meteor-terbesar-di-dunia
https://bobo.grid.id/read/081604335/5-kawah-meteor-terbesar-di-bumi-ada-yang-diameternya-300-kilometer?page=all

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Us